Pengembangan Karier Di Era Persaingan Global

Generasi muda di era digital akan menghadapi tantangan di dunia kerja dan bisnis yang semakin ketat dan terbuka. Seluruh lapisan masyarakat ditantang untuk mampu bersaing di tingkat lokal, regional dan hingga dunia. Pelajar dan profesional muda harus mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan ekonomi terbuka.

Untuk mampu bersaing di era digital, kreativitas menjadi kuncinya. Generasi muda harus lebih kreatif dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keahlian diri sebagai pendukung pendidikan formal. Hal ini penting karena tidak semua pelajar dan profesional muda cukup beruntung memiliki akses dan kesempatan dalam hal pengembangan diri, keahlian, dan akhirnya ke peluang terciptanya kesempatan karier dan bisnis yang lebih luas.

“Di sinilah kekuatan networking dapat berperan besar. Menjalin hubungan dengan komunitas profesional di seluruh dunia dapat dimanfaatkan untuk pengembangan keahlian dan karier seseorang. Akses ke komunitas ini menjadi semakin mudah berkat platform digital, seperti LinkedIn. Apalagi, generasi muda sudah memiliki kepiawaian dalam memanfaatkan dunia digital yang tentu akan memberikan nilai tambah tersendiri” kata Olivier Legrand, Managing Director and Vice President LinkedIn Asia Pacific.

Jejaring era digital bisa dirintis melalui LinkedIn. Aplikasi ini hadir memberikan kesetaraan akses ke berbagai kesempatan belajar serta peluang ekonomi bagi seluruh pelajar dan profesional di dunia. Anggota LinkedIn dapat terhubung ke lebih dari 530 juta profesional di dunia, termasuk para pemimpin terkemuka di industri, sehingga semua orang memiliki akses yang setara untuk terhubung dengan kesempatan dalam mengembangkan karier (sebagai profesional dan entrepreneur), mewujudkan cita-cita, hingga menciptakan peluang ekonomi di tingkat lokal sampai global.

Beberapa hal yang dapat dilakukan para pelajar dan profesional muda Indonesia untuk memanfaatkan LinkedIn agar siap menghadapi persaingan di era persaingan global seperti: Perkaya pengetahuan dan pelajari pola pikir profesional di dunia, Ikuti percakapan di industri dan pahami pola pikir profesional global dalam bersaing di panggung pentas dunia untuk menangkap berbagai peluang ekonomi. Informasi yang mereka bagikan, posting-an yang mereka publikasi, dan blog yang ditulis, dapat menjadi sumber referensi yang baik dan kredibel. Ikuti orang-orang yang tepat agar kita mendapatkan informasi yang berguna bagi pengembangan karier maupun diri secara personal.

Bangun profil profesional yang kuat. Profil LinkedIn adalah portofoliomu, dan cerminan dari kredibilitasmu di mata profesional lainnya. Jangan takut menuliskan cerita tentang pekerjaan, sekolah, pengalaman organisasi dan lainnya yang dapat membuat orang-orang lain memahami keunikanmu. Jadikan profil profesional ini sebagai kanvas untuk membangun personal branding serta cerminan aspirasimu di dunia profesional. Profil profesional juga merupakan modal untuk memuluskan interaksi dengan profesional lainnya di LinkedIn.

Cari mentormu! Pelajar dan profesional muda dunia di LinkedIn sudah memanfaatkan betul kesempatan ini. Connect ke profesional yang kamu idolakan dan jangan lupa perkenalkan dirimu, serta maksud dan tujuan secara lugas ke mereka di dalam pesan (notes) ketika ingin mengajukan permintaan untuk terhubung.

Bangun interaksi di komunitasmu. Jangan malu untuk memberikan komentar di dalam diskusi/postingan di LinkedIn. Sepanjang kita masih bisa menjaga etika sebagai profesional, ini merupakan langkah yang baik untuk menunjukkan kemampuanmu dan mengembangkan pemahamanmu tentang suatu topik di industri.

Jadilah lebih kreatif dan proaktif untuk bisa terhubung dengan kesempatan untuk pengembangan diri dan berbagai peluang ekonomi yang lebih luas dengan memanfaatkan komunitas profesional global yang dapat dijalin melalui LinkedIn.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *