Pesta Instalasi Endless di  Yogyakomtek 2017

Endless ingin bertemu sapa dengan para pengguna baru dan menunjukkan sistem operasi desktop andalan yang sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi dan konten dan bisa diakses secara offline. Endless dan merek-merek teknologi bergabung di Intel Arena, Endless Computers (Endless) untuk menggelar kegiatan pesta instalasi Endless OS.

Pada tahun 212, Endless didirikan untuk memberikan akses konten dan komputer terjangkau untuk semua orang. Setiap orang yang menggunakan Endless OS, mampu memasuki dunia baru dengan peluang yang tak terbatas.

Endless, sistem operasi yang dikeluaran perusahaan yang bermarkas di San Francisco sebagai platform bekerja, bermain lengkap dan dinamis serta dirancang untuk bisa digunakan semudah ponsel pintar. OS ini dilengkapi dengan berbagai perangkat lunak gratis sehingga para pengguna bisa langsung produktif mulai mereka menyalakan komputer.

OS ini hadir lengkap dengan konten premium bawaan, seperti ensiklopedia, alat produktivitas dan berbagai permainan keren. Endless OS menawarkan manfaat menyeluruh bagi generasi milenial, yang masih terus mencari alternatif independen untuk menjalankan komputer mereka.

Berbagai aplikasinya juga bisa digunakan untuk bekerja dan bermain. Misalnya LibreOffice (untuk menulis, membuat lembar kerja dan presentasi), Evince (pembaca PDF dan e-book), GIMP dan Inkscape, Spotify, Facebook, WhatsApp, Steam, bahkan aplikasi Tux Paint dan EduGames.

Roberta Antunes, Chief Growth Officer, Endless Computers mengatakan “Endless OS dibuat dengan misi membuka akses komputer untuk semua orang secara gratis. Jadi Anda tidak harus membeli komputer mahal baru untuk merasakan pengalaman komputasi yang luar biasa.”

Pesta Instalasi Endless OS dalam Yogyakomtek 2017 pada tanggal 2-6 September 2017, tim Endless membantu memasang Endless OS dan paket lengkap kontennya. Para pengunjung membawa perangkat mereka, baik yang lama maupun yang baru dibeli, untuk dipasangi Endless OS.

“Kami takjub akan banyaknya orang yang membawa komputer mereka ke booth kami dan memasang Endless OS. Pengunjung yang baru membeli komputer di acara pun mendatangi booth kami dan meminta instal Endless OS,” kata Septira Taruna, Endless Country Lead di Indonesia.

Septira menambahkan kami bertemu dengan berbagai macam pengguna. Beberapa datang langsung dari booth penjual dengan notebook baru, dan banyak juga yang membawa laptop lama ataupun yang sudah rusak terkena virus lalu meminta kami memformat ulang.

Endless OS hadir sebagai perangkat lunak gratis alternatif yang menawarkan dukungan lengkap untuk pasar Indonesia, serta dapat diinstal pada berbagai desktop, laptop, dan AIO lama maupun baru dengan berbagai merek, termasuk Asus, Acer, HP, Lenovo, Dell, Toshiba, bahkan NUC besutan Intel. Syarat utamanya adalah prosesor 64-bit dan setidaknya ruang penyimpanan 32 GB. Sistem operasi ini bisa diunduh bebas melalui endlessos.com.

“Di Indonesia, layaknya di beberapa negara lain, komputer dijual tanpa sistem operasi yang tidak ada manfaatnya untuk pengguna. Biasanya mereka harus membayar lebih untuk memasang satu sistem operasi” ucap Roberta. Endless OS sebagai sistem operasi yang paling pas untuk generasi baru yang hidup di era digital.

Kegiatan berikutnya Endless akan mengunjungi toko-toko ritel di Yogyakarta, Solo, Semarang dan kota-kota lain di Jawa Tengah. Para peritel yang menginginkan dukungan Endless bisa menghubungi perwakilan Endless via akun Facebook Endless Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *