Era Disruption Dalam Bisnis Transformasi Digital

Helios Mobility Day, ajang seminar dan pameran di bidang Teknologi dan Informatika anak usaha CTI Group, Helios Informatika Nusantara di Hotel Grand Hyatt Jakarta (6/9). Ajang ini mengangkat tema “Maximizing Mobility to Accelerate Growth” untuk membahas inovasi dan adopsi teknologi mobility terbaru dalam upaya meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan bisnis di era transformasi digital.

Selain menampilkan sederet solusi mobility untuk level enterprise, ajang ini juga menyuguhkan aplikasi mobile hasil kreativitas para pengembang software independen (ISV) yang dapat digunakan berbagai jenis industri. Ratusan stakeholders di bidang TI, termasuk pelaku bisnis dari berbagai industri di Indonesia seperti perbankan, keuangan, ritel, dan transportasi meramaikan Helios Mobility Day hari ini.

Aplikasi mobile yang ditampilkan berasal dari berbagai sektor industri, seperti aplikasi manajemen order dan inventori untuk industri food & beverage dan retail, aplikasi pengelolaan sistem distribusi untuk industri fast-moving consumer goods dan farmasi, aplikasi survey dan collection untuk industri jasa keuangan, pengelolaan klaim untuk industri asuransi, manajemen delivery untuk sektor logistik, serta pengelolaan karyawan untuk divisi human resources.

Era disruption yang didorong oleh kehadiran teknologi digital sehingga menyebabkan perubahan radikal terhadap model bisnis tradisional yang dinilai tidak lagi relevan menjawab kebutuhan konsumen saat ini serta peranan teknologi mobility di dalamnya disampaikan  oleh Founder Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali selaku keynote speaker.

Deddy Sudja, Presiden Direktur Helios Informatika Nusantara menyampaikan, “Teknologi enterprise mobility bukan hanya bicara bagaimana perusahaan memanfaatkan perangkat mobile untuk mengakomodir trend BYOD, tapi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis, membantu proses pengambilan keputusan di kantor dan lapangan, dan pengumpulan serta penyampaian informasi yang akurat dan real-time.

Namun, Deddy mengingatkan kegiatan berbasis teknologi mobile juga mendatangkan berbagai tantangan bagi perusahaan, seperti mangatasi masalah keamanan, biaya dan kompleksitas pengelolaan di tengah cepatnya perubahan teknologi. Oleh karena itu, pada Helios Mobility Day ini, profesional bisnis yang hadir dapat belajar dari para pembicara ahli bagaimana menentukan strategi mobility yang tepat, efektif serta mudah dan aman digunakan bagi semua user.

Seperti disampaikan riset IDC terhadap 1,350 organisasi di seluruh dunia, pemicu utama dari adopsi strategi mobility di perusahaan adalah keinginan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, diikuti dengan keinginan meningkatkan produktivitas karyawan, kemudahan kolaborasi dan menciptakan sumber pendapatan baru.

Perusahaan di Asia Pasifik sudah mengimplementasikan enterprise mobility dan masuk ke dalam kategori ”mature” seiring bergesernya peranan teknologi mobility dari sekedar device centric menjadi penggerak bisnis dan digital workspace. Bagaimana dengan usaha Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *