Rantai Konektivitas Industri: Value Creation, Opportunities, dan Solution

Tren dunia bisnis global menuntut konektivitas antar bidang usaha. Dalam industri grafika ada lima elemen penting yaitu CreativePrinting,PackagingPublishing, dan Promotion

Industri grafika Indonesia terus tumbuh dan memiliki prospek yang menjanjikan. Industri ini sangat strategis, dalam pengertian tidak hanya dalam konteks penjualan produk dari produsen, tetapi juga isu dari penyerapan tenaga kerja.

Berdasar data IDC (International Data Corporation) sampai tahun 2020, doperkirakan nilai transaksinya akan meningkat hingga USD 47,2 miliar. Sementara, data dari BPS (Badan Pusat Statistik), industri grafika di Indonesia mengalami kenaikan, industri penerbitan tumbuh  14,9%, industri packaging naik 13,2%, dan periklanan 12,1%.

Andreas Bastedo, Ketua FGDexpo 2017 mengatakan pangsa pasarnya bukan mengecil, namun terbelah-belah menjadi kecil, jika dilihat secara industri, secara nilai besar dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, perbedaannya jika dulu satu brand punya satu produk, tetapi sekarang  satu brand punya berpuluh-puluh produk yang membuat banyak terjadi shortrun di industri, makanya mesin-mesin industri menyesuaikan.

Andreas menjelaskan bahwa era-nya perusahaan start-up printing yang konsentrasinya berada di area perusahaan  dibutuhkan. Hal itulah membuat mesin-mesin industri menjadi kecil, dengan teknologi terkini, dan memiliki efisiensi tinggi.

Para peserta FGDexpo 2017 optimis bahwa target nilai transaksi keseluruhan setidaknya sama seperti FGDexpo dua tahun lalu. Selama dua hari ini kira-kira ada (transaksi) sekitar Rp.6 miliar dengan jumlah 22 unit dari berbagai tipe mesin printer, dengan jenis terbanyak tipe UV. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *