Microsoft dan PERADI Siapkan Kantor Advokat Hukum Modern

Microsoft dan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), bekerjasama untuk mengadakan edukasi, sosialisasi dan pengadaan teknologi bagi seluruh anggotanya. Sekarang klien menuntut advokat dapat memberikan jasa hukum kapanpun dan dimanapun, namun tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan dokumen-dokumen berkaitan.

Era transformasi digital seperti saat ini membuat semua pihak melakukan efisiensi waktu dan tenaga, tanpa kecuali advokat yang juga butuh solusi teknologi informasi. Untuk menghadirkan kantor advokat hokum modern, Microsoft bersama PERADI menandatangani perjanjian kerja sama untuk mempersiapkannya. Harapannya kantor advokat modern mampu mengedepankan produktivitas mobile yang selalu terkoneksi, efisien dan selalu terlindungi agar mampu bersaing di era transformasi digital ini.

Program yang akan dilakukan Microsoft dan PERADI diantaranya, program khusus pengadaan teknologi Microsoft untuk kantor advokat anggota PERADI serta sosialisasi dan edukasi yang akan dilakukan oleh tim Microsoft. “Dalam era transformasi digital saat ini, agar tetap relevan dan kompetitif dalam pasar yang semakin terfragmentasi, menjadi keharusan bagi advokat untuk membentuk kantor advokat mereka menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan klien demi memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien,” kata Lucky Gani, Business Group Head Microsoft Indonesia.

Lucky menambahkan kantor advokat memerlukan solusi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat waktu dengan mengubah proses dan operasional yang ada namun tetap terlindungi.

Pengunaan berbagai fitur teknologi yang tepat menjadi salah satu kunci terwujudnya kantor advokat modern. Melalui platform yang dimiliki Microsoft seperti produktivitas berbasis awan, Office 365  menjadikan  para advokat dan ahli hukum akan menjadi lebih fleksibel untuk berkolaborasi dan berkomunikasi, baik antar anggota tim dalam kantor advokat tersebut maupun dalam memberikan jasa konsultasi hukum untuk para klien.

Office 365 juga hadir dengan sistem keamanan tingkat enterprise yang dapat menjamin keamanan data pengguna, sehingga memungkinkan para advokat untuk memastikan data dan informasi klien mereka terjaga keamanannya.

“Teknologi adalah hal yang sangat signifikan dalam mengembangkan kantor advokat modern. Teknologi yang maju dan tepat guna dapat mempermudah para advokat dalam menanggapi setiap peluang yang ada serta berkoordinasi dengan lebih efisien. Kantor hukum yang tidak adaptif terhadap perkembangan teknologi akan tertinggal dan terlindas dalam pertarungan di era globalisasi ini,” kata Dr. Luhut MP Pangaribuan, S.H., LLM, Mantan Direktur LBH Jakarta, Dosen FHUI dan Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Dr. Juniver Girsang, S.H., M.H., Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) menyampaikan “Salah satu tantangan yang harus diadopsi kantor hukum modern adalah membiasakan diri untuk menggunakan serta terus mempelajari teknologi yang digunakan. Selain itu, budaya penyimpanan arsip on-premise yang sudah lama diimplementasikan di Indonesia membuat karyawan di suatu kantor advokat membutuhkan penyesuaian untuk beralih ke sistem arsip awan yang sebenarnya lebih terjamin keamanannya.”

Untuk mensosialisasi dan menciptakan kantor advokat modern, akan dilakukan pemberian Materi ‘Transformasi Digital dan Keamanan Siber’ dibantu oleh tenaga ahli dari Microsoft kepada calon advokat. Materi teknologi akan dimasukkan ke dalam kurikulum Pendidikan Kemahiran Profesi Advokat.

Harapan kerjasama Microsoft dan PERADi adalah agar para advokat di Indonesia selalu sadar akan perkembangan teknologi dan mengurangi resiko serangan siber terhadap data sensitif yang ada di dalam perangkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *