EMUI 5.1, Sistem Operasi Huawei untuk Memuluskan Kinerja Smartphone

Beberapa pengguna smartphone fokus pada perangkat keras atau spesifikasi, dan agak mengabaikan sistem operasi yang digunakan.

Pada tahun 2007 Google memperkenalkan sistem operasi Android dan langsung mencuri perhatian pengguna mobile peragkat. Enam tahun kemudian, Android menjadi raja dengan penjualan tertinggi.

Posisi saat ini, Android memimpin dengan pangsa pasar 81,7% berdasarkan laporan awal Gartner pada 2017, sementara menurut Statista, Android mendominasi pangsa pasar sistem operasi di Indonesia sebesar 79,98% pada April 2017.

Di Indonesia, popularitas Android memiliki jumlah yang sama dengan pasar global. Angka ini memperkuat popularitas sistem operasi Android di Indonesia.

Dengan demikian, sistem operasi merupakan bagian penting dari fondasi smartphone. Huawei, serius menangani sistem operasi dan membuat masalah serius.

Huawei meluncurkan sistem operasi terbarunya berbasis Android Nougat, EMUI 5.1. Sederet smartphone Huawei berjalan dengan chipset dan sistem operasi Android EMUI buatan sendiri.

Sistem operasi EMU (Emotion User Interface Operating System Huawei) adalah rahasia dibalik pengalaman mulus menggunakan smartphone Huawei.

Untuk terus memaksimalkan kinerja sistem operasi, Huawei membentuk tim dengan 3.000 teknisi. Mereka secara komprehensif memaksimalkan kinerja Google Android 7.0 dan mengembangkan EMUI 5.1, sebagai teknologi Mesin Pembelajaran dan meningkatkan kinerja chipset Kirin 960. Kombinasi teknologi dan teknologi Mesin Huawei terbaru dan chipset berhasil menawarkan kinerja jangka panjang yang mulus.

EMUI 5.1 memiliki tiga rahasia teknologi untuk memastikan pengalaman terbaik penggunanya, pertama, Machine Learning, manajemen memori yang lebih cerdas, dan optimalisasi kinerja grafis.

Kedua, penerapan teknologi Artificial Intelligence untuk mencapai persepsi perangkat cerdas melalui Machine Learning. Ketiga, kelola smart memory dengan Huawei Ultra Memory.
Dengan mempelajari perilaku dan kebiasaan pengguna, EMUI dikombinasikan dengan chipset Kirin untuk mengalokasikan CPU, GPU, memori, dan sumber daya sumber daya lainnya dengan tepat dan memastikan kinerja terbaik.
EMUI 5.1 dapat secara aktif men-defrag memori, untuk meningkatkan efisiensi alokasi memori hingga 30%. EMUI 5.1.

Menggunakan algoritma rasio kompresi tinggi untuk meningkatkan rasio kompresi memori hingga minimal 50%. Nantinya, EMUI 5.1 mengadopsi teknologi Huawei Ultra Memory untuk membuat proses pemulihan memori lebih cepat, efektif dan stabil.

EMUI 5.1 dilengkapi dengan chipset Kirin 960 yang terintegrasi dengan teknologi pemrosesan grafis Vulkan yang berguna untuk menghilangkan kendala CPU dalam GPU dan meningkatkan kinerja GPU hingga 180% dan efisiensi daya hingga 40%. Sistem operasi juga menerapkan teknologi Huawei Ultra Response untuk memaksimalkan driver layar sentuh dari kernel.

Dengan memanfaatkan berbagai teknologi, proses defragmentasi dan pemulihan ruang memori dan optimalisasi Mesin Belajar, grafis, dan layar sentuh untuk respon yang lebih cepat, EMUI 5.1 menjadi senjata Huawei untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jajaran produk smartphone-nya.

EMUI 5.1 baru tersedia untuk pengguna Huawei P9 dan P9 Lite di Indonesia. Sistem operasi terbaru ini telah dipaparkan melalui metode over-the-air untuk pengguna P9 dan P9 Lite di Indonesia secara bertahap sejak April.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *