Blibli.com Gelar Kompetisi Creativepreneur “The Big Start Indonesia”

Untuk kali kedua Blibli.com, situs e-commerce (B2C) terbesar di tanah air menggelar program bertitel “The Big Start Indonesia” (TBS) Season 2. Tahun lalu, untuk pertama kalinya TBS creativepreneur webseries reality show pertama di Indonesia digelar dengan fokus tidak hanya memberdayakan para pelaku industri kecil menengah, namun juga menggerakkan para pelaku industri kreatif di tanah air.

Tahun kedua TBS akan mencari bakat-bakat muda creativepreneurs Indonesia, TBS melakukan roadshow keempat kota di Indonesia, yakni Yogyakarta kota pertama, disusul Bali, dan Bandung, dan Jakarta.

TBS di kota Yogyakarta berlangsung sukses pada 4-6 Agustus 2017 berhasil menjaring lebih dari 4.000 pendaftar yang siap berkompetisi.

Saat ini TBS tengah berlangsung Bali, harapannya para creativepreneur muda lokal siap untuk berkompetisi dan menunjukkan kreatifitas produk mereka ke ranah yang lebih luas dan profesional.

“Blibli.com menggagas The Big Start sebagai acara yang inspiratif serta diharapkan mampu berkontribusi terhadap perkembangan local talent di Bali dan kota lainnya serta dapat memberdayakan Indonesia dari sisi produk lokal”, kata I Gusti Ayu Fadjar selaku Senior Vice President Marketing Blibli.com.

Jika berminat para creativepreneur lokal bisa langsung datang ke booth di Beachwalk Shopping Center dan bisa menanyakan lebih detail mengenai kompetisi TBS ini.

Kesempatan ini juga dapat dimanfaatkan oleh para creativepreneur di Bali, karena ajang ini menggelar talkshow bersama pembicara inspirasional, seperti Happy Salma yang akan berbicara tentang inspirasi produk usaha dan strategi promosi.

Kemudian, Niluh Djelantik yang sukses dengan bisnis sepatu, Joseph Theodorus Wulianadi pemilik merek fashion ikonik Bali “Joger” dan lainnya.

Para pembicara akan sharing mengenai perjalanan bisnis, kiat sukses, strategi komunikasi dan sosial media hingga perencanaan keuangan.

Pengunjung juga bisa melihat beragam produk kreatif dari para finalis TBS 2016 di booth-booth yang ditata kreatif.

Jadi, keseluruhan roadshow ini hadir agar dapat berguna bagi para creativepreneur muda yang ingin “mencuri ilmu” dari para pembicara di event ini.

“Program TBS bukan saja sebagai ajang kompetisi, ataupun memenangkan modal usaha, tapi juga bagaiamana mengantarkan para peserta menjadi seorang creativepreneur yang “naik kelas” baik dari sisi pengembangan diri hingga produknya.” kata Ayu Fadjar.

Ayu menambahkan, dalam program TBS para peserta akan diberikan beragam pengajaran mengenai cara memasarkan bisnis yang efektif dan efisien dengan menggunakan platform e-commerce, memaksimalkan media sosial, pengelolaan keuangan, hingga pengetahuan masalah pajak dan legal. Para peserta juga akan dibantu untuk melindungi karya ciptanya dengan didaftarkan di HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Jadi akan banyak sekali keuntungan dengan mendaftar jadi peserta TBS 2017.

Tahun lalu para pemenang TBS seperti Arlin Chondro (Founder Peek. MeNaturals), Dhamar Perbangkara (Founder Gauri Art Division) dan Rowland Asfales (Founder Pijakbumi) telah merasakan serunya karantina dan juga sesi workshop padat yang diberikan oleh para praktisi industri kreatif.

Menengok ke belakang, pada tahun lalu TBS 2016 sukses menobatkan putra asli Bali yaitu Dhamar Perbangkara, yang juga founder Gauri Art Division sebagai juara kedua. Gauri Art sendiri merupakan sebuah industri kreatif yang menciptakan dan mengolah banyak merchandise maupun kitchen setberbahan dasar dari limbah kayu.

Hasil karya Dhamar akan ditampilkan pada booth kami di Beachwalk Shopping Center dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman creativepreneur di Bali.

Tahun ini TBS menantang para creativepreneur Bali pun bisa terpacu untuk mengikuti jejak Dhamar Perbangkara sebagai salah satu jagoan di ajang TBS tahun lalu. Masih banyak potensi creativepreneur di Pulau Dewata yang masih bisa diberdayakan lebih luas ke pasar nasional maupun internasional. TBS adalah jalan untuk memperkenalkan karya para creativepreneur Bali lebih luas lagi.

“Tahun lalu saya menantang diri saya untuk berani maju ke ajang sekelas The Big Start dengan memperkenalkan produk yang dihasilkan dengan memanfaatkan limbah kayu. Saya yakin banyak dari teman creativepreneur di Bali yang memiliki produk berkualitas dengan latar belakang cerita yang menarik. Ayo challenge diri kalian mengikuti ajang yang penuh tantangan dan sekaligus inspirasitif bagi para creativepreneur muda”, kata Dhimas Perbangkara, founder Gauri Art Division.

Berikutnya, setelah Yogyakarta dan Bali, roadshow TBS 2017 akan berlangsung di Kota Bandung pada 18-20 Agustus 2017 di 23 Paskal Shopping Center dan sebagai penutup adalah Jakarta yang akan berlangsung di Central Park Mall pada 25-27 Agustus 2017.

Peserta yang terdaftar diseleksi menjadi sekitar  100 creativepreneur terbaik untuk mengikuti rangkaian penjurian TBS dan kemudian akan dipilih 20 finalis yang akan mengikuti proses karantina di Jakarta pada bulan November untuk akhirnya dipilih tiga peserta terbaik saat penghargaan Grand Final yang akan berlangsung di Jakarta.

Dewan juri terdiri dari Daniel Mananta (CEO DAMN! I Love Indonesia) dan Renitasari Adrian (Program Director Djarum Bakti Budaya) dan juga sejumlah pakar yang telah dikenal di industri start-up. Program ini didukung sepenuhnya oleh BCA, Djarum Foundation, Google, Facebook, Instagram, Youtube, Podomoro University, BEKRAF dan JJ Royal.

Daftarkan dirimu di The Big Start Indonesia 2017 dan saatnya bawa produkmu menjadi produk yang mampu bersaing di industri e-commerceIndonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *